Kubah Masjid Isalmic Center Lhoksumawe Aceh

Berdiri sangat megah dan kokoh yang terletak di pusat kota Lhokseumawe, Provinsi Nangro  Aceh Darusallam, Islamic Center atau Almarkazul Islami Lhoksumawe telah menghadirkan nuansa Timur Tengah di tanah Aceh yang subur. Sejak berdirinya Islamic Center ini telah membangkitkan kembali ingatan kita pada sejarah kejayaan Kerajaan Islam yaitu Samudera Pasai (Samudera Pase) yang tercatat dalam sejarah sebagai kerajaan Islam yang pertama di Indonesia.

Kubah Masjid Isalmic Center Lhoksumawe Aceh

Tahap pawal pada  proyek pembangunan Islamic Center ini dimulai dengan membangun masjid agung yang strukturnya sangatlah besar dengan susunan kubah kubah besarnya yang sangat mengagumkan. Harga Kubah Masjid Modern . Kehadiran Islamic Center ini meski belum selesai secara keseluruhanya menghadirkan semangat baru bagi rakyat Aceh yang umumnya dan juga rakyat Lhokseumawe khususnya setelah terjadinya bencana kemanusiaan gempa dan Tsunami yang meluluh lantakkan wilayah itu beberapa tahun lalu silam.

Bangunan Islamic center ini memang belum sepenuhnya selesai. Pada Nantinya Islamic center ini akan dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas f penunjang selain Masjid Agungnya sendiri yang terdiri dari : Gedung Serba Guna, Gedung Pustaka, Diniyah dan sekolah, ada jugaMuseum & Rumoh Aceh, Mess / Wisma Tamu, gerai-gerai pedagang / Kios Makanan dan Soevenir, Taman kanak-kanak dan ada pula Taman Pengajian Al-Qur’an (TPA) dan terdapat juga Rumah Imam Besar. Nah,proyek ini sendiri memang begitu sangat besar dan membutuhkan dana yang tidak sedikit wajar bila pembangunannya pun membutuhkan waktu yang cukup panjang. Dan kabar tersebut sudah dijelaskan di dalam situs resmi Islamic Center Lhokseumawe.

Sejarah Singkat Kerajaan Islam Samudra Pasai

Wilayah Pase’ merupakan sebuah daerah bekas kerajaan Islam samudra Pasai atau Kesultanan Samudera Pasai, juga dikenal dengan Samudera Pasai, atau Samudera Darussalam, kerajaan Islam di pesisir pantai utara Sumatera, kurang lebih di sekitar Kota Lhokseumawe, sekarang ini. Didirikan oleh Meurah Silu, bergelar Malik al-Saleh, sekitar tahun 1267 dan Sultan Malik as-Saleh menjadi Raja pertamanya, Sultan Malik as-Saleh wafat pada tahun 696H/1297M dan kekuasaannya diteruskan oleh Sultan Malik at-Thahir putra tertua beliau yang sangat kental dengan nilai-nilai peradaban  Islam.

Samudra Pasai juga memiliki relasi cukup luas dengan kerajaan luar. Pada masa dulu,samudera Pasai adalah pusat perniagaan penting di kawasan itu, dikunjungi oleh para saudagar kaya eraya dari berbagai negeri, seperti Cina, India, Siam atau Thailand, Arab dan Persia. Komoditas utama yang di cari adalah adalah lada. Sebagai bandar perdagangan yang besar, Samudera Pasai mengeluarkan mata uang emas yang disebut dirham. Uang ini digunakan secara resmi di kerajaan tersebut. Tidah berhenti di situ,samudera pasai juga tidak hanya sebagai pusat perdagangan, melainkan juga merupakan pusat perkembangan agama Islam serta berbagai disiplin ilmu yang tidak sedikit pada masanya dimana masjid sebagai sentrumnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *