Seklumit Cerita Tetangga Yang “GILA” Bisnis Usaha

Sudah agak lama blog tentang peluang usaha dan bisnis ini tidak diupdate karena kesibukan admin dengan sedikit bisnis dan pekerjaanya :). Akhirnya di bulan November 2014 menjelang 2015 ini kami mencoba berbagi sedikit inspirasi bisnis Sewa travello jogja yang datangnya tidak jauh sumbernya yaiut dari tetangga kami sendiri.

Melalui artikel ini akan kami sampaikan penggalan-penggalan kisah dia (tetangga kami) dalam menggeluti dan menemukan ide-ide bisnis usaha yang kadang orang sendiri tidak mengira, orang ada yang meremehkan namun ternyata dengan kemauan yang keras dan pantang menyerah akhirnya dia berhasil membangun bisnisnya.

Bisnis utama dia adalah penjual pulsa dan kartu perdana nomer handphone dan paket data internet, dari jualan pulsa elektrik saja dia sudah memiliki ratusan reseller dibawahnya, dia harus menyiapkan server untuk menunjang perjalanan bisnis pulsanya itu. Sudah ada orang marketing dan penjaga server yang menjadi karyawannya, mulanya memang tidak besa bisnis ini namun karena dia pintar dan kreatif dalam marketing akhirnya reseller semakin bertambah dan omset harianpun cukup gede bisa jutaan rupiah dan omset bulanan bisa ratusan juta.

Namun yang menarik lagi adalah, ketika dia sudah memiliki usaha jualan pulsa tersebut, dia tidak berhenti sampai disitu saja, kami akui bahwa dia memang pintar menangkap peluang usaha dan peluang bisnis yang memang ada di sekitar kita. Beberapa saat lalu dia cerita ke kami bahwa dia memiliki bisnis baru yaitu jualan tempe mendoan, lha? dari pulsa ke tempe? hehe.. memang cukup aneh tapi menurut dia keuntungan jualan tempe ini lebih besar dibanding jualan pulsa hehe..

 

Dia mengambil tempe mendoan khas Purbalingga atau Purwokerto ya? saya agak lupa namun intinya dari daerah sekitar itu, dia namakan “mendoan demit” hehehe .. beli mendoan dari sana sekitar Rp.1000-Rp.1500 /lembar dan bisa dijual hingga Rp.3000/lembar di Jogja (sudah di goreng dan mateng). Dalam sehari bisa jualan 100 tempe saja sudah berapa keuntungan yang didapat dari satu konter/gerai tempe demit tersebut. Dengan meja kecil dipinggir jalan sudah cukup dalam menjual tempe demit ini 🙂 dia berencana akan membuka cabang di beberapa tempat di Jogajarta.

Dan ketika di akhir cerita soal usaha bisnis jualan tempe, yang membuat heran kami lagi dia cerita bahwa dia sekarang bisnis ojek motor juga hehe.. jadi tukang ojek? ya sejenis itu hehe hanya saja dia sebagai juragannya, dia investasi 20 motor dan bekerjasama dengan para pengojek lalu setiap hari per motor harus setor uang kisaran Rp.25.000 jika tidak salah waktu itu. Pikir dia motor bisa kredit namun angsuran kredit bisa di bayar dari hasil ojekan anak buahnya tersebut.

Peluang usaha kecil atau terkadang tidak dipikirkan orang banyak seperti jualan tempe dan ojek tadi malah menjadi salah satu strategi dia. Dia bilang kita cari usaha terkadang memang yang harus dianggap orang tidak terlalu gede untungnya padahal jika diselami bisnis itu gede juga (jualan tempe dan ojek tadi). Memang tetangga kami ini orangnya ramah, bisa berbagi tips dan pengalaman tentang peluang bisnis yang dia jalani saat ini. Ohya belum lama juga ada niat dari dia untuk impor papan skateboard dari China yang memang jika beli disana harganya lebih murah dan cukup besar keuntungannya jika di jual di Indonesia namun sepertinya ini belum terlaksana, hanya saja kami sudah bantu dia untuk membuat akun di market place terbesar di China yaitu Alibaba kami bantu dia karena dia juga tidak terlalu paham transaksi online atau dunia bisnis seputar internet.

Mungkin itu saja sedikit cerita tentang bagaimana tetangga kami bisa menangkap peluang usaha walau terkadang orang lain tidak terpikir tentang hal tersebut. Semoga bisa menjadi inspirasi bisnis uat kita semua. Terima Kasih dan Semoga Anda Sukses !

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *